Dua Belas Murid Yesus dalam Kisah dan Tradisi

 

  1. Simon Petrus (Simon bar-Yona, Kefas/Petros) adalah nelayan dari Betsaida yang dipanggil Yesus dan diberi nama baru sebagai tanda panggilan profetis. Dalam Injil ia tampil jatuh-bangun; dalam Kisah Para Rasul ia menjadi figur utama Gereja perdana—berkhotbah pada hari Pentakosta (Kis. 2), memimpin jemaat, dan membuka Injil bagi bangsa-bangsa melalui Kornelius (Kis. 10–11). Tradisi patristik menyebut Petrus melayani di Antiokhia dan Roma. Ia wafat sebagai martir di Roma pada masa Nero dengan cara disalib, menurut tradisi terbalik. (Sumber: Injil Sinoptik; Kisah Para Rasul; Eusebius HE II.25; Hieronimus De Vir. Ill. 1).
  2. Andreas, saudara Petrus, dikenal sebagai Protokletos (yang pertama dipanggil). Ia murid Yohanes Pembaptis dan menjadi pengantar Petrus kepada Yesus. Tradisi Timur menyebut ia menginjili wilayah Skithia hingga Yunani. Ia wafat di Patras dengan cara disalib pada salib berbentuk X, sambil terus mengajar hingga wafat. (Sumber: Yoh. 1:35–42; Origenes via Eusebius HE III.1; Acts of Andrew).
  3. Yakobus anak Zebedeus, disebut Yakobus Besar dan termasuk “anak-anak guruh”. Ia adalah rasul pertama yang mati martir. Kisah Para Rasul mencatat Herodes Agripa I memenggal kepalanya (Kis. 12:2). (Sumber: Mrk. 3:17; Kis. 12:1–2; Eusebius HE II.9).
  4. Yohanes, saudara Yakobus, dikenal sebagai murid yang dikasihi. Tradisi patristik menempatkannya di Efesus dan Patmos. Ia wafat secara alami pada usia lanjut setelah mengalami penganiayaan dan pembuangan. (Sumber: Yoh. 19–21; Why. 1:9; Irenaeus Adv. Haer. III.1).
  5. Filipus berasal dari Betsaida dan berperan sebagai penghubung dunia Yunani dan Yesus. Tradisi menyebut ia melayani di Hierapolis dan wafat sebagai martir dengan cara disalib atau digantung. (Sumber: Yoh. 1; Yoh. 12; Eusebius HE III.31).
  6. Bartolomeus, yang diidentifikasi dengan Natanael, menginjili wilayah Armenia dan Persia. Ia wafat sebagai martir dengan cara dikuliti hidup-hidup dan dipenggal. (Sumber: Yoh. 1:45–51; Eusebius HE V.10; tradisi Armenia).
  7. Matius, juga disebut Lewi, mantan pemungut cukai, melayani hingga Etiopia atau Persia. Ia wafat sebagai martir, ditikam dengan pedang atau tombak. (Sumber: Mat. 9:9–13; Hieronimus De Vir. Ill. 3).
  8. Tomas, disebut Didimus, dikenal karena keraguannya yang berujung pengakuan iman. Tradisi India menyebut ia wafat di Mylapore dengan cara ditusuk tombak. (Sumber: Yoh. 20:24–29; Acts of Thomas).
  9. Yakobus anak Alfeus, disebut Yakobus Kecil, wafat sebagai martir di Yerusalem dengan cara dirajam dan dipukul hingga mati. (Sumber: Mrk. 15:40; Hegesippus via Eusebius HE II.23).
  10. Tadeus, juga disebut Yudas bukan Iskariot atau Lebbaeus, melayani di Suriah dan Persia. Ia wafat sebagai martir dengan cara dipukul atau dipenggal. (Sumber: Yoh. 14:22; Eusebius HE I.13).
  11. Simon Zelot, juga disebut Simon orang Kanaan, berasal dari latar Zelot. Tradisi menyebut ia wafat sebagai martir di Persia dengan cara disalib atau digergaji. (Sumber: Luk. 6:15; Eusebius HE III.1).
  12. Yudas Iskariot mengkhianati Yesus dan wafat secara tragis. Injil Matius menyebut ia menggantung diri, sementara Kisah Para Rasul menggambarkan kematiannya di ladang darah. (Sumber: Mat. 27:5; Kis. 1:18)

 



Artikel ini telah dibaca sebanyak 565 kali.